angkotPercayakah kalian bahwa setiap hari, pasti ada saja hikmah yang mesti kita ambil dari sebuah peristiwa/kejadian maupun pengalaman yang kita lihat bahkan kita alami????
Dalam sebuah kesempatan mengadakan perjalanan menuju Jakarta, sungguh banyak sekali hikmah positif yang saya dapatkan. Hikmah kali ini terkait dengan 2 kata yang kebanyakan manusia terkadang menyepelekannya. Dua kata ini mungkin akan masuk kepada “The Most Term of Complicated to Say”, mudah sebenarnya untuk diungkapkan, namun karena saking mudahnya kemudian disepelekan begitu saja. Ceritanya sederhana, ada seorang penumpang, turun, dan langsung menaruh uang ongkos kemudian sudah selesai..ish mungkin kalau menaruh masih terbayang lebih sopan, bahasa tepat untuk menarasikan apa yang saya lihat “melempar” kali ya…lalu dengan acuh tak acuh pergi begitu saja. Sungguh ironi…beginikah kondisi realita bangsa yang notabene mempunyai predikat bangsa yang ramah di dunia internasional?? Apa susahnya mengucapkan “Maaf Bang, ini ongkosnya, Terimakasih (lalu senyum sambil menunjukkan kesopanan)”. Ya, 2 kata itu adalah MAAF dan TERIMAKASIH (sampai lupa memberi tahu 2 kata itu apa ). Memang butuh keikhlasan, ketulusan dan kelapangan hati untuk sekedar mengucapkan 2 kata ini.

Gimana teman, adakah pengalaman yang kalian temukan terkait 2 kata ini?
Atau ada pendapat tentang 2 kata ini??