Dalam sebuah perjalanan menyusuri pantai utara
Berkereta di tengah malam Surabaya – Jakarta
Kuteringat masa indah di masa-masa kecilku
Kenangan bersama ayah di kampung halaman
Sungguh indah
Terlalu manis untuk dilupakan
Sungguh mesra
Meski beriring ketegangan
Suasana pengajian petang seperempat malam pertama
Riuh rendah suara hafalan atau cemeti hukuman
Hening hanya decahan kala epik dipaparkan
Liku-liku perjuangan para pahlawan Islam
Yang gagah perkasa
Di medan perjuangan
Yang tak takut mati
Untuk meraih kemuliaan Islam
Ayah terima kasih nanda haturkan kepadamu
Yang telah mendidik dan membesarkanku bersama ibu
Ayah engkaulah guruku yang terbaik sepanjang usiaku
Yang telah membimbing masa kecilku meniti jalan Tuhanku
Allah s’moga Kau berkenan
Membalas s’gala kebaikannya
Menerimanya, dan meridhoinya
Di hadirat-Mu

“Terimakasih Ayah, semoga kita dipertemukan kembali dan berkumpul bersama keluarga di Jannah-Nya. Ku doakan semoga engkau selalu berada di sisiNya. Amin” (pen)