Dua hari yang lalu
Saya mendapat kabar dari seorang teman satu perjuangan
Seperti ini pesannya :
“Assalamu’alaikum. ..
kabar terbaru dari njum…
bulan ini istri njum telat ke bulan (eh telat dtg bulan deng)….
beberapa hari setelah telat,,,kita sepakat buat periksa….
dan hasil dari pemeriksaan oleh bidan setempat…adalah. ..
ternyata,,,eh ternyata….
ALHAMDULILLAH. …(+)
terhitung bulan ini usianya baru sekitar sebulan kurang…
dan setelah di forecast pake Analisis Deret Waktu diprediksi dalam selang bulan November-Desember
kelahirannya. ..
asumsi umur kandungan sekitar 9 bln 10 hari…
NB:ada usulan nama?? klo ada silakan kasih tau aja….
Makasih…
itu kabar terbaru Njum&Istri”

Yah, menanti kehadiran sang buah hati memang anugrah terindah untuk kedua pasangan suami istri. Akhirnya puisi berikut semoga menjadi inspirasi…..

Menanti Sang Buah Hati

kehadirannya sangat di nanti
memberikan senyum kebahagiaan tersendiri
meletupkan semangat yang berapi-api
subhanallah,
betapa rindu hati ini
menanti sang buah hati tercinta
generasi penerus perjuangan panji Ilahi Rabbi
kami merindukanmu duhai mujahid
kuatkan kami dalam jalan terbaik ini
kami akan terus dan terus menentramkan hati
untuk senantiasa bersabar atas setiap ujian yang datang menghampiri
selalu bersyukur atas setiap rezeki pemberian-Nya yang tiada henti
dan ikhlas atas kehendak Ilahi
karena kami yakin bahwa putusan Allah ta’ala adalah yang terbaik
asa kami mengharap deras tiada henti
semoga kau segera hadir sebagai buah cinta kami
cinta yang kami persembahkan hanya untuk-Nya Yang Maha Segala
menemani hari-hari dalam perjalanan panjang perjuangan meraih ridho Allah