<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Lagi..lagi&#8230;! Tentang &#8216;nikah&#8217;&#8230;</title>
	<atom:link href="http://futureleadergeneration.wordpress.com/2009/06/16/lagi-lagi-tentang-nikah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://futureleadergeneration.wordpress.com/2009/06/16/lagi-lagi-tentang-nikah/</link>
	<description>menggagas generasi islam rabbani</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Dec 2009 22:10:44 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: Ahmad Shadiqin</title>
		<link>http://futureleadergeneration.wordpress.com/2009/06/16/lagi-lagi-tentang-nikah/#comment-134</link>
		<dc:creator>Ahmad Shadiqin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 22:10:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://futureleadergeneration.wordpress.com/?p=373#comment-134</guid>
		<description>Ya....Kita punya mata, kita punya hati....
Hanya orang bodoh yang mengakatan menikah itu tidak indah...
Bukan umat Nabi Muhammad jika ada orang yg berniat tidak akan menikah seumur hidup...(Bukan, bukan aku yg mengatakan ini, tapi Nabi Muhammad sendiri yg bersabda....)
Betul...??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ya&#8230;.Kita punya mata, kita punya hati&#8230;.<br />
Hanya orang bodoh yang mengakatan menikah itu tidak indah&#8230;<br />
Bukan umat Nabi Muhammad jika ada orang yg berniat tidak akan menikah seumur hidup&#8230;(Bukan, bukan aku yg mengatakan ini, tapi Nabi Muhammad sendiri yg bersabda&#8230;.)<br />
Betul&#8230;??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ahmad Shadiqin</title>
		<link>http://futureleadergeneration.wordpress.com/2009/06/16/lagi-lagi-tentang-nikah/#comment-133</link>
		<dc:creator>Ahmad Shadiqin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Dec 2009 22:08:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://futureleadergeneration.wordpress.com/?p=373#comment-133</guid>
		<description>Tapi tetap Cinta yang Hakiki hanya kepada Allah semata...
Belum pernah ada yang mengalahkannya, jika dalam hati manusia sudah tersemat Cinta Hakiki kepada Allah...
Cinta itu akan selalu mengalahkan cinta lainnya jika sudah terpatri dalam jiwa dan raga manusia...
Cinta-Hakiki......</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Tapi tetap Cinta yang Hakiki hanya kepada Allah semata&#8230;<br />
Belum pernah ada yang mengalahkannya, jika dalam hati manusia sudah tersemat Cinta Hakiki kepada Allah&#8230;<br />
Cinta itu akan selalu mengalahkan cinta lainnya jika sudah terpatri dalam jiwa dan raga manusia&#8230;<br />
Cinta-Hakiki&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Maren Kitatau</title>
		<link>http://futureleadergeneration.wordpress.com/2009/06/16/lagi-lagi-tentang-nikah/#comment-131</link>
		<dc:creator>Maren Kitatau</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2009 19:32:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://futureleadergeneration.wordpress.com/?p=373#comment-131</guid>
		<description>Pada hakekatnya di kehidupan ini kita sedang terus belajar mencinta. Cinta yg paling komplek selalu ada di dalam pernikahan. Lembaga ini yg dahsyat menggodog hati hingga panas, hati tempat cinta sejati. Hati ini yg akan dikuras-diisi dikuras-diisi berulang-ulang oleh berbagai pihak terutama istri/suami. Hati ini yg diharap bias menjadi berkapasitas besar dan menjadi lentur mudah bergetar meresonansi cinta Illahi. Begitu kali! 

Jadi, menurutku,
Bohong kita bisa mencintai Allah dgn sungguh,
Jika cinta dlm rumah tangga sendiri berantakan.
Betul kita bisa sungguh mencintai rumahtangga
Dengan mengandalkan cinta Allah saja, 
Yaitu cipun, cinta-walaupun!

Salam Cinta!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pada hakekatnya di kehidupan ini kita sedang terus belajar mencinta. Cinta yg paling komplek selalu ada di dalam pernikahan. Lembaga ini yg dahsyat menggodog hati hingga panas, hati tempat cinta sejati. Hati ini yg akan dikuras-diisi dikuras-diisi berulang-ulang oleh berbagai pihak terutama istri/suami. Hati ini yg diharap bias menjadi berkapasitas besar dan menjadi lentur mudah bergetar meresonansi cinta Illahi. Begitu kali! </p>
<p>Jadi, menurutku,<br />
Bohong kita bisa mencintai Allah dgn sungguh,<br />
Jika cinta dlm rumah tangga sendiri berantakan.<br />
Betul kita bisa sungguh mencintai rumahtangga<br />
Dengan mengandalkan cinta Allah saja,<br />
Yaitu cipun, cinta-walaupun!</p>
<p>Salam Cinta!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: achoey</title>
		<link>http://futureleadergeneration.wordpress.com/2009/06/16/lagi-lagi-tentang-nikah/#comment-122</link>
		<dc:creator>achoey</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 16:28:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://futureleadergeneration.wordpress.com/?p=373#comment-122</guid>
		<description>saya belum melakukannya
yang pasti, menikah itu indah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya belum melakukannya<br />
yang pasti, menikah itu indah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
