Banyak orang bilang lupakan masa lalu, dan tatap masa depan. Sungguh aku tidak sepakat. Kita memang harus melangkah kedepan, tapi tanpa melupakan masa lalu. Masa lalu memberi tahuku siapa aku sebenarnya, masa lalu mengingatkanku saat-saat awal ku belajar tentang kehidupan, tentang cinta kepadaNya, dan tentang tujuan hidupku sebenarnya. Masa lalu menyimpan kenangan tentang kawan-kawan yang pernah mengajarkanku makna persahabatan dan persaudaraan dalam agama. Ya, masa lalu adalah lukisan indah dalam bingkai memoriku. Selalulah menjadi terbaik dimata Allah SWT.
22 Mar
Posted by Maren Kitatau on 22 March 2009 at 8:32 pm
Salam Maya!
Opiniku begini:
Aku tadi adalah daging,
Aku nanti adalah roh,
Aku kini adalah jiwa!
Tubuh, jiwa dan roh adalah tertiga!
http://tertiga.wordpress.com/2009/03/07/tertiga-pada-apa-aku-ada/
Salam Pikir Tiga!
@ : Salam Pikir 3+5 !
Terimakasih atas komentarnya…But aku kok g ngerti ya….
Yang aku tahu…
Aku dulu adalah TANAH…
Aku kini adalah MANUSIA….
Dan Aku nanti juga akan kembali menjadi TANAH…
So..??
Ada yang ingin berbicara lain tentang MASA LALU kalian???
Salam Pikir 3+5 !
Posted by zakif on 23 March 2009 at 2:21 pm
Masa lalulah pemodal yang ramah saat semangat sedang susut dan jiwa butuh suntikan kenangan indah. Tapi, entahlah.
Posted by Maren Kitatau on 24 March 2009 at 6:07 am
@
Bila tadi aku tanah,
Sekarang manusia,
Nanti aku tanah,
Barangkali kita hanya bicara tubuh tok!
Entahlah!
Kau mungkin benar!
Salam Maya!
Posted by kellyamareta on 24 March 2009 at 9:51 am
lupakan masa lalu, dan tatap masa depan.
kalimat ini memang terlalu simplistis.
Tentu saja kita tidak bisa melupakan masa lalu.
Masa lalu sudah terlanjur lekat di otak kita dan menjadi bagian dari kita.
maksud sebenarnya dari kalimat ini adalah :
jangan sampai masa lalu menjadi ganjalan kita dalam merangkai masa depan, melangkah maju, dan meraih kehidupan yang lebih baik.
Sekiranya ada bagian dari masa lalu yang menjadi ganjalan kita untuk maju, buang jauh-jauh bagian itu.
btw, blogmu bagus, jangan terbawa kompor komentator sara.
Posted by Maren Kitatau on 26 March 2009 at 12:16 am
@kely
C7 dgn pandangan mu itu.
“jangan sampai masa lalu menjadi ganjalan kita”
Tapi banyak orang yg merindukan masa-lalu itu,
Bahkan mengikatkan diri ke masa lalu semakin erat.
Dan berharap masa lalu itu terulang kini dan kemudian.
Gimana menurut mu!
Salam Pikir Tiga!
Posted by Ahmad Shadiqin on 26 March 2009 at 8:04 pm
@ Maren
Ya stuju banget Ren…jangan pernah jadikan sebagai ganjalan….
Jadikan sebagai penopang atau pembobot agar daya dorong kita untuk melakukan yang terbaik saat ini dan masa depan bisa lebih mudah….
Actually, kita memang sekali2 musti merindukan masa lalu…karena itu memori yang tak bisa terlepas dari diri kita….
Namun, satu hal yang perlu kita ingat adalah janga sampai terlena….karena itu akan membuang2 waktu kita…
kita hidup hari ini…dan untuk hari esok….
dan sebagai umat beragama kita harus yakin bahwa didepan…jauh didepan sana…Tuhan Yang Maha Esa sudah mempersiapkan yang terbaik dan terindah….Selamakita mempersiapkan diri untuk menjadi yang terbaik dan selalu memperbaiki diri secara kontinu….just it…
Dou you?
Posted by Maren Kitatau on 26 March 2009 at 9:10 pm
Amin!
“…kita harus yakin bahwa jauh di depan sana…
Tuhan Yang Maha Esa sudah mempersiapkan yang terbaik dan terindah …”
Text itu pendorong maju ke atas, bukan mundur ke bawah.
Mari maju mengnghadap ke depan agar mudah ke atas,
Bukan maju menghadap ke belakang gampang jungkel.
Yang sudah kita tau adalah dari belakang; Di luar kepala.
Yang sedang kita tau adalah di dedepan; Di dalam hati.
Yang akan kita tau adalah dari Tuhan Yang Maha Esa!
Salam Hangat!
Posted by duniabaruku on 6 April 2009 at 3:03 pm
aku adalah aku
siapa bilang ia adalah aku; ia bagianku
aku adalah yang mengalahkan masa laluku
he..he..gimana kin?
Posted by Maren Kitatau on 6 April 2009 at 6:57 pm
@duniabaru
C7
Aku adalah aku,
Bukan lainnya?
Ralat posterku di atas,
Kurang konsisten:
Yg sudah kita tau ada di belakang;
Di luar kepala.
Yg sedang kita tau ada di sini;
Di dalam hati.
Yg akan kita tau ada di depan;
Di dalam Tuhan YME!
Salam Pikir Tiga!
Posted by Maren Kitatau on 24 April 2009 at 11:29 pm
@all
Banyak orang mengharapkan yg “Today of yesterday”
Tak sedikit orang yg berpikir utk “Tomorow of today”
Lah kita … now-now ajah?
Salam Maya Aja!