Latest Entries »

Y450 310…

Bismillahirrahmanirrahim..

Hari ini adalah hari dimana aku menentukan pilihan untuk sesuatu yang akan menemani masa depanku.. Ya..masa depanku…Masa depan seorang Ikin yang hanya Allah SWT, keluargaku dan aku sendiri…Dialah yang akan memberikan semangat dikala aku sendiri, Dialah yang akan menuntunku  dikala tersalah, Dialah yang akan mewarnai hari ketika sepi meliputi, Dialah yang akan membantuku membuat karyaku….untuk hidupku, dan juga hidup orang lain…

Ya Allah jadikan ia sebaik-baik pilihan untuk lebih mendekatkan diriku pada Mu.

Doaku Untuk Cinta

Ya Allah jadikanlah aku sebagai seorang hamba yang memiliki cinta  yang luas.
Yang mampu melihat kehidupan dengan cinta,
Yang selalu berusaha untuk menjalani perputaran kehidupan yang Engkau berikan kesadaran kedalamnya dengan cinta, setiap hari.
Yang selalu resah dengan penyimpangan yang hamba lakukan. Yang selalu tergerak hatinya untuk membelanjakan hartanya, meskipun hamba sendiri tidak berharta lebih, untuk meringankan beban saudara-saudara hamba.

Ya Allah jadikanlah aku sebagai seorang hamba dengan cinta yang lahir dari kerja keras untuk menjaga rasa sayang-Mu untukku.
Yang selalu membingkai kehidupannya dengan frame cinta yang hakiki.
Yang selalu berpikir bahwa masalah terbesarnya adalah jika Engkau murka dengan semua rasa dan amalnya.
Yang selalu merasa bahwa kebahagiaan terbesarnya adalah ketika Engkau merahmati perasaan dan amalnya.
Yang ketika aku jatuh cinta, cinta itu akan membawaku kepada ketaatan.
Yang ketika aku jatuh cinta, cinta itu menghantarkanku kepada amalan-amalan yang membuat Engkau semakin cinta kepadaku.
Yang ketika aku jatuh cinta, cinta itu membentengiku dari perbuatan ingkar dan penyimpangan.

Ya Allah hantarkan hamba kepada kehidupan yang berkah dan penuh rahmat,
Tumbuhkembangkan perasaan hamba hanya dalam bingkai ketaatan,
Ikatkanlah selalu komitmen untuk menjaga hak-hak- Mu di dalam cinta, ketika cinta lawan jenis hadir dalam diri hamba.
Jadikan aku sebagai hamba yang selalu mempersembahkan cinta untuk orang yang memberi hamba jaminan cinta itu berkah dan penuh rahmat.
Jadikan aku sebagai hamba yang selalu menjalankan cinta tersebut dengan muraqobah yang ketat.
Yakinkan hamba bahwa Engkau akan memberikan pendamping yang baik sesuai kualitas kebaikan diri hamba.

Ya Allah hindarkan hamba dari cinta yang dusta,
Dekatkan hamba pada cinta yang berlindung dengan pernyataan bahwa Engkau tahu niat hamba baik, tapi kemudian melakukan penyimpangan amal.
Jauhkan hamba dari cinta yang bisu dari pernyataan taushiah dan tuli dari bisikan kebaikan.
Jauhkan hamba dari cinta yang melenakan dan menjerumuskan kepada kehidupan yang meresahkan.
Jauhkan hamba dari cinta yang sekedar diobral dengan hiasan kemaksiatan dan sekedar mengejar sebuah tuntutan sosial.

Jadikan cinta dalam hati hamba cinta yang terang seterang matahari. Cinta yang penuh dengan ketulusan dan bukan basa-basi.
Cinta yang bukan sekedar kedekatan, melainkan juga tanggung jawab. Cinta yang bukan sekedar romantika dunia, melainkan senandung mulia penduduk langit.
Jelas, terang, dan tidak ada sedikit pun yang disembunyikan.

Tetapkan cinta dalam hati hamba selalu berada dalam tingkatan ketaatan-Mu, Rasul-Mu, serta Perjuangan yang dirindukan dan Engkau Ridoi,
Anugrahkan hamba pasangan hidup yang menyejukkan pandangan, serta anak-anak saleh dan salehah sebagai bunga dan buahnya.
Cinta tulus, cinta murni, cinta yang hidup dan menghidupkan.

Itu saja Ya Rabb…
Dalam tenang ku memohon hanya kepadaMu…
Karena kutahu Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan Doa…Amin..

Yang kuHarap…

berdoaYa Rabb, RajabMu telah datang
Dan Asa itu pun kembali Terulang
Asa untuk selalu dekat denganMu
Dikala pagi menyapa
Hingga petang Menjelang

Ya Rabb, indah rasanya pagi ini kurasa
Menyambutnya dengan penuh haru biru kecerian
sapaan itu,
senyuman itu,
gelak tawa itu,
seakan mengiringi perjalananku
untuk menjemput rezekiMu

Ya Rabb, Andaikan aku dipanggil olehMu
Inginku padaMu hanya satu
Tinggalkan kenangan2 keceriaan itu tentangku,
Tinggalkan kenangan2 yang jika mereka mengingatku hanya kebersamaan dan keceriaan yang hadir dalam hati mereka..
Tinggalkan seorang aku,
Yang selalu menghadirkan senyum, untuk mereka,
Yang selalu mengucapkan salam keberkahan untuk mereka,
Yang selalu memberikan sapaan hangat dikala bertemu,
dan…..ah itu saja mungkin,
bagiku itu cukup…

Ya Rabb, di bulan Rajab ini,
Aku Memohon untuk yang kedua kalinya,
Kabulkan segala doaku,
Seperti Engkau akan mengabulkan setiap permohonanku di bulan-bulan selanjutnya….

Allaahumma bariklanaa fii Rajaba wa Sya’ban, wa balighna Ramadhan. Ya Allah, berkahilah kami dalam bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikanlah usia kami pada bulan Ramadhan…

TD 3A, 8.55am
Ikin Sodikin

nikTerinspirasi dari email yang di kirim oleh teman, dia menanyakan apa sih yang di cari dari sebuah pernikahan ??
Ya saya jawab aja sekenanya, lagian saya juga belum menikah, belum tahu rasanya menikah..
Berikut ini, balasan dari imel yang ditanyakan oleh temen saya, jawaban yang ngawur tapi mudah-mudahan dapat di terima sebagai masukan, bagi yang mau melakukan pernikahan.

Mungkin ini suatu pertanyaan yang sangat mengena  sekali untuk diri saya, ya bagaiamana tidak, disaat banyak temen-temen yang nikah, saya masih asyik-asyikan ngeblog, kerja, gajian, nabung, dll padahal umurku juga sepertinya sudah cukup untuk sebuah pernikahan (bener ga sih?he..he..). Tapi menurut saya pernikahan bukan cuma sudah umur saja, ato juga tergiur dengan banyaknya teman-teman yang sudah nikah.

Hakikatnya sebuah pernikahan itu bukan cuma menyatukan dua insan dalam biduk rumah tangga, tetapi juga menyatukan dua buah keluarga menjadi satu keluarga besar. Jangan mudah menerima pernyataan ya, ini hanya pemikiran bodoh saya tentang sebuah pernikahan.

Setelah Akad Nikah terjadi, dan di kumandangkannya dua kalimat yang sederhana “Ijab dan Kobul”, maka perubahan besar pun akan terjadi, yang haram akan menjadi halal, yang maksiat akan menjadi ibadat, kebebasan akan menjadi sebuah tanggung jawab, dan yang dulunya hanya mempunyai satu bapak dan satu ibu, kini mempunyai dua bapak dan dua ibu. Itu artinya kita harus siap dengan semua perubahan besar itu.

Ketika seseorang mengucapkan ijab dan kobul tersebut, resikonya sudah jelas, si cowok akan menjadi seorang pemimpin dalam rumah tangga dan si cewek akan hidup di bawah kepemimpinan suaminya. Dia harus hidup bersamanya, taat, tunduk dan patuh kepada suaminya. Bahkan surganya ditentukan oleh bagaimana sikapnya kepada suaminya ( yang ini hasil, nguping di kajian mingguan…)
Nah jika sudah seperti itu, apabila dari awal kita sudah tidak nyaman, maka berikutnya masalah akan datang bergantian.

Tak jarang ada yang pasangan memasuki pernikahan hanya dengan sedikit persiapan untuk menghadapinya. Kadang-kadang mereka kurang memiliki kedewasaan emosional, kemantapan atau keluwesan, yang harus dimiliki dalam pasangan yang berhasil. Kita bisa melihat contoh pernikahan artis-artis Indonesia, dua bulan menikah langsung mengajukan perceraian. Apa mereka tidak memikirkan rencana jangka panjang dalam pernikahan, atau pernikahan bagi mereka hanya sebuah  tren, yang harus di ikuti ??

Nah, pertimbangan-pertimbangan yang banyak itu mungkin yang mendasari sampai saat ini saya belum berani untuk menikah ( membela diri, padahal gak lsaya² :( ). Dari segi umur, memang mungkin saya sudah masuk kriteria untuk menikah, tetapi saya belum cukup dewasa untuk berani mengikrarkan diri untuk membina sebuah rumah tangga.

Mungkin tulisan saya ini kurang memuaskan, tapi menurut saya, ini lah sebuah pernikahan, banyak yang harus di pertimbangkan jika seseorang ingin menikah. Tetapi semua itu terserah, kamu yang akan menjalani nya, kamu juga yang akan menanggung resikonya, tapi bagi saya , masih banyak yang harus di pertimbangkan jika ingin menikah.

Kalo belum puas atas jawaban saya,  silahkan cari sumber-sumber yang lebih relevan tentang pernikahan…maklum masih belajar dari pengalaman teman2…he..he..

Tapi menurut Anda, pernikahan itu seperti apa sih ???
Bisa di share mungkin di sini, kalo punya pendapat, kan bisa ngasih masukan lagi buwat temen yang mo nikah, hehehe…..

layang2Ahad yang lalu, setelah sekian lama tidak bermain layang-layang, bersama sepupuku aku diajak main layang-layang lagi. Jadi pengen cerita, sambil memaknai  apasih filosopi dibalik layang-layang?

Disaat kecil aku suka bermain layan-layang, bahkan sampai saat ini kalo diajak maen layang aku masih suka. Aku ulur layangku naik tinggi banget, repotnya kalo mo pulang musti harus narik setarik demi setarik sampai kepegang tangan. Yang paling menyenangkan adalah ketika aku mencoba memutus layang-layang teman, saling ulur dan saling tarik sampai salah satu ada yg putus. Dikala putus layang-layang itu akan terbang jauh dan dikejar ma anak-anak kecil siapa yg dapat dia yg berhak atas layang putus itu, bahkan ada juga yang tersangkut dipohon.

Dari situlah ternyata ada filosofi dibalik bermain layang-layang tersebut, yaitu harapan/cinta. Kita dan beberapa orang pasti merasakan dimana kita mencintai seseorang dan memberi harapan kepada orang lain akan cinta kita pasti akan ada yg bersifat seperti layang-layang tersebut, yaitu tarik dan ulur. Disaat layang-layang layang itu kita tarik, pastinya akan mendekat ke kita. Tetapi disaat diulur tentunya akan jauh juga layang itu, begitupun dengan sebuah harapan.
Kita memberi harapan kepada seseorang tetapi kita ulur harapan itu menjadi jauh, dikala jauh kita tarik lagi agar dekat dengan kita. Semakin jauh kita mengulur sebuah harapan, akan menarik lawan untuk memutuskannya. Dan disaat kita tarik, lawan tidak akan melihat layang kita karena dekat dengan kita, harapan yg kita dapatkan.
Ketika layang itu putus, seperti halnya dengan harapan kita putus juga. Dan jangan salahkan orang lain jika layang/harapan itu tertangkap oleh orang lain, ataupun tersangkut ditempat lain.
Kitapun juga akan susah jika berusaha mengejarnya, karena dengan terbawanya angin layang/harapan itu akan terbang jauh dan pastinya sudah banyak yg akan merebutnya. Kita pastinya akan bersusah payah mengejarnya, seperti hal dulu ketika layang-layang yg kumainkan putus aku berusaha tuk mendapatkannya kembali dengan mengejarnya dan itu pun ternyata sia-sia belaka. Disaat itulah timbul rasa kecewa, karena kita tidak dpt mempertahankannya.

Kita bermain layang-layang akan tentu sangat senang jika naik tinggi, karena kondisi layang kita akan tenang dan kita tidak khawatir. Berbeda dengan layang itu kita naikkan tidak terlalu tinggi, pastinnya kita tidak akan tenang karena layang-layang kita akan selalu kesana kemari.
Demikian juga sebuah cinta, kita mencintai seseorang akan merasa tenang jika kita naikkan cinta kita setinggi-tingginya kepada seseorang itu. Apabila kita mencintai seseorang dengan biasa/tidak terlalu tinggi, akan banyak godaan dikanan dan kiri yang siap menjatuhkan layang/cinta kita.

Artinya adalah janganlah kita tarik ulur harapan kita/seseorang, karena pada akhirnya akan putus juga dan sulit untuk mendapatkannya kembali, dan cintailah dengan perasaan cinta yang tinggi agar kita bisa tenang untuk merasakan artinya cinta.

Gimana menurut teman2??

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.